Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » WARTAWATI PALU EKSPRES DITEMUKAN TEWAS TAK WAJAR DI KAMAR KOS

WARTAWATI PALU EKSPRES DITEMUKAN TEWAS TAK WAJAR DI KAMAR KOS

(911 Views) Maret 19, 2017 1:56 pm | Published by | No comment

th
PALU-Wartawati Harian Palu Ekspres, Maria Amanda Sandipu (37) ditemukan sudah terbujur kaku dengan wajah lebam di kamar kosnya Jalan Karoya, Palu Selatan, Jumat (17/3/2017) sekira pukul 11.00 Wita
Wartawati kelahiran Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT) 19 Agustus 1982 yang akrab disapa Manda atau Tuti, meninggal dunia diduga akibat penganiayaan oleh suaminya sendiri, Yohannes Sandipu, warga Poso yang menetap di Palu.
Dengan terbata-bata sambil menahan tangis, ibu Lusia Riza Madho (65) bertutur tentang almarhumah yang terlahir sebagai anak keenam dari delapan bersaudara.
“Suami saya Yohanes Ndos, orang Manggarai, bekerja di misi Ende dan semua anak saya lahir di Ende dan sekolah dasar di Ende. Karena krisis ekonomi 1998 kami pindah ke Ruteng dan berdagang di pasar Inpres Ruteng,” jelasnya.
Perpindahan keluarga Yohanes ke Ruteng saat itu, saat tahun pelajaran sedang berlangsung sehingga Manda melanjutkan SMP di Reo dan tinggal dengan tantenya. “Di Reo Manggarai, NTT, almarhum menyelesaikan pendidikan SMP tahun 1998. Selanjutnya melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Ruteng dan tamat tahun 2001 ” tuturnya.
Perempuan renta berdarah Nagekeo-Jawa ini, tak kuasa menahan duka mengenang almarhumah yang masa kecilnya sangat ceria dan sering menjadi juara dalam pelajaran, terutama pelajaran bahasa Inggris. Kemudian dia ikut pamannya ke Palu dan kuliah di Fakuktas Hukum dan tamat Sarjana Hukum Universitas Muhamadyah Palu.
“Kami sungguh kehilangan, dan sekarang berharap agar jasad Manda dikuburkan di Ruteng sehingga saya dan ayahnya yang sudah sangat tua dapat melihat jasad anak kami untuk terakhir kalinya ” harapnya.
Berita meninggalnya Manda yang disiarkan meluas oleh media baik cetak, elektronik, dan online, mengundang perhatian senator asal NTT Andre Garu. Kepada keluarga berduka dia sampaikan ucapan belasungkawa.
“Saya mengutuk keras peristiwa kematian yang dilakukan suami korban dan kepada Polda Palu supaya bekerja profesional untuk menangkap dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku” tegasnya.
Beredar kabar di rumah duka bahwa Pemkab Manggarai melalui Dinas Sosial telah menyediakan mobil ambulans untuk menjemput jenazah dari Bandara Internasional Komodo Labuan Bajo ke Ruteng yang berjarak kurang lebih 125 km.
Atas meninggalnya juru warta Manda, hari ini semua wartawan baik lokal maupun nasional yang berdomisi di Manggarai mengambangi rumah duka di Redong, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, sebagai bentuk solidaritas antar pekerja media. (Sumber : Beritasatu)

Categorised in:

No comment for WARTAWATI PALU EKSPRES DITEMUKAN TEWAS TAK WAJAR DI KAMAR KOS

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *