Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » Warga Palas Temukan  Mayat Di Lokasi Kebun Karet

Warga Palas Temukan  Mayat Di Lokasi Kebun Karet

(822 Views) Mei 24, 2016 2:24 pm | Published by | No comment

PALAS- Masyarakat di Kabupaten Palas digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria paruh baya di lokasi  kebun karet milik masyarakat di Desa Batang Bulu Lama Kecamatan Barumun, Minggu (22/5) sekira pukul 09.00 wib

IMG_20160524_144411 Informasi yang dihimpun, Selasa (24/5) menyebutkan, sesosok mayat yang tergeletak di tengah kebun karet itu, pertama kali ditemukan oleh seorang penderes kebun karet bernama Busron (40), warga jalan Kihajar Dewantara, Sibuhuan. Spontanitas, terkejut menemukan mayat di kebut karet, Busron memanggil  warga yang berada disekitar lokasi kebun karet itu.

Mendengar penuturan Busron, sejumlah warga pun bergegas menuju lokasi untuk melihat mayat tersebut, yang berjarak sekitar satu kilometer dari Jalinsum Sibuhuan. Kemudian, wargapun segera menghubungi pihak kepolisian,  selanjutnya polisi bersama warga mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Sibuhuan untuk visum et revertum.

Warga yang datang untuk melihat mayat yang memakai sweter merah dan celana jeans biru dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi itu, ternyata mengenali identitas korban  yang meninggal dengan tak wajar tersebut, adalah Buniamin Harahap (41), warga Desa Arse Simatorkis Kecamatan Barumun, yang kesehariannya dikenal warga setempat sebagai penjual kain keliling desa dan pekan-pekan.

Sementara itu, informasi diperoleh dari pihak RSUD Sibuhuan yang melakukan visum terhadap jasad mayat tersebut menyatakan, kematian korban dapat dikatakan mati secara tidak wajar. “Sosok mayat pria yang bertubuh gemuk ini, diduga tewas akibat hantaman benda keras di bahagian kepala kanan, sehingga menyebabkan korban tewas,” jelas dr Sylvia Nasution yang menangani jenazah

Dari hasil visum pihak medis yang dilakukan itu, terdapat luka dan lebam di bagian kepala belakang korban, hingga terjadi pendarahan aktif dibagian telinga kanan. Sementara di bagian tubuh lainnya juga ditemukan luka sobek dan lecet.

“Ada luka lebam di kepala belakang dan telinga kanan, sehingga terjadi pendarahan aktif  pada telinga kanan yang diduga penyebab kematiannya. Diperkirakan kejadian ini baru terjadi berkisar 4-6 jam yang lewat, setelah mayatnya sampai di RSUD Sibuhuan,” terangnya.

Pihak keluarga yang tak berkenan untuk dilakukan autopsi terhadap mayat Buniamin, langsung membawa jenazah ke rumah duka di Desa Arse Simatorkis usai divisum. Untuk selanjutnya jenazah dimakamkan. Pihak keluarga berharap kepada, agar kepolisian segera mengungkap kasus kematian dengan tak wajar ini.

Menurut keterangan pihak keluarga, Buniamin dikenal orang yang baik-baik. Tak sekalipun diketahui berperangai mabuk-mabukan atau lainnya. Mengingat lokasi penemuannya dikenal berada di lokasi yang kenal warga sebagai tempat lokasi kafe remang-remang. “Yang tahunya itu, cuma berjualan ke pekan-pekan. Ini saja barangnya udah nyampe ke Trans rencana mau berjualan hari ini,” kata Ali Akbar Harahap, abang kandung Almarhum, pada Selasa (24/5).

Bahkan pada malam sebelumnya, kata Ali Akbar dan warga lainnya, Buniamin masih mengikuti pengajian untuk menyambut bulan ramadhan di Desa Pancaukan, tak jauh dari Desa Arse Simatorkis. “Sekitar pukul 10.00 WIB , tadi malam masih mengaji di Pancaukan. Buniamin hanya  tahunya  berjualan kain, ke warung kopi  saja sangat jarang,” beber Ali.

Menurutnya, Buniamin yang tewas dengan meninggalkan empat orang anak ini, sengaja dianiaya hingga tewas oleh orang yang hendak merampoknya. Sebab, sepeda motornya yang selama ini dikendarainya raib dan tidak berada di lokasi ketika mayat ditemukan.

“Mungkin tewasnya adik saya ini, karena dirampok untuk  mengambil sepeda motornya, karena kendaraan honda beat miliknya tidak tampak di lokasi kami temukan mayatnya dan hingga kini masih raib,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Barumun, AKP. Samailun Pulungan melalui Kanit Reskrim Polsek Barumun Iptu Herman Tanjung mengatakan, kasus penemuan mayat ini masih dalam penyelidikan pihaknya.

“Dugaan kita sementara ini, kematian Buniamin dianggap tak wajar dengan luka-luka lebam, robek, dan lecet hingga bengkak di mata kanan serta pendarahan aktif pada telinga kanan. Pengusutan kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” ujarnya

Categorised in:

No comment for Warga Palas Temukan  Mayat Di Lokasi Kebun Karet

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *