Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » Puluhan Warga Deliserdang Diduga Keracunan Makanan

Puluhan Warga Deliserdang Diduga Keracunan Makanan

(396 Views) Oktober 18, 2016 1:13 pm | Published by | No comment

DELI SERDANG-Puluhan warga Desa Sumberjo Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang terpaksa dilarikan ke rumah sakit yang ada di Lubukpakam lantaran mengalami lemas, mual dan muntah- muntah Senin malam, (17/10).

img_20161018_131348

Selain di rumah sakit Sari Mutiara korban juga dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Deliserdang.

Diduga mereka mengalami keracunan makanan. Hingga Senin malam pihak kepolisian mengaku masih menyelidiki kasus ini.

Kapolres Deliserdang, AKBP Robert Da Costa mengatakan kalau pihaknya masih melakukan pengecekan.
“Sabar dululah, saya belum dapat laporan ini, masih kita cek ini,” ucap Robert.

Sementara itu para korban masih tampak terbaring lemas di ruang IGD dan rawat inap RSUD Deliserdang. Jarum infus masih tampak menggantung dilengan para korban.

TRIBUN MEDAN
Salah satu korban yang di rawat di RSUD Deliserdang Senin, (17/10/2016) malam. 
Keterangan yang didapat dari korban dan para keluarganya kalau mereka berkeyakinan bisa seperti ini lantaran mengkonsumsi nasi kenduri acara tujuh bulanan yang digelar oleh warga setempat.

Disebut kalau acara itu digelar pada Sabtu malam, (15/10). Mereka menyebut kalau akibat kejadian ini Misriani (45) meninggal dunia pada Senin di rumah sakit Grand Medistra Lubukpakam.

Korban Misriani disebut merupakan orang yang membantuin punya hajatan memasak.

“Malam minggu itu suami saya yang pergi kenduri acara tujuh bulanan itu. Isi makanan yang dibawa pulang itu ya biasa aja ada nasi ayam kentaki, ayam semur, rujak dan cendol.”

“Kalau malam hingga pagi itu belum ada sakit perutku tapi tadi pagi aku mencret mencret dan sakit kali perut kayak diperas peras,” ucap Rosdina (37) yang juga dibenarkan korban lainnya Susi (35) dan Zulham. (dra/tnc/mc/rpr).

Categorised in:

No comment for Puluhan Warga Deliserdang Diduga Keracunan Makanan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *