Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » POLISI GEREBEK PENAMBANG PASIR ILEGAL

POLISI GEREBEK PENAMBANG PASIR ILEGAL

(475 Views) April 27, 2017 12:43 am | Published by | No comment

 

 

 

  • 6354_Polisi-Gerebek-Tambang-Pasir-Ilegal-Untuk-Proyek-Jalan-Tol-di-SumutDELI SERDANG – Polisi menggerebek lokasi penambangan pasir ilegal di Dusun III, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (25/4)

Dari lokasi, polisi mengamankan para pekerja penambangan pasir ilegal beserta alat berat escavator.

Hasil tambang diangkut dengan menggunakan dump truck dan dijual sebagai bahan baku ke proyek pembangunan jalan tol di Batangkuis, Simpang Sinalko dan Suzuya Tanjungmorawa.

Kasubdit IV/Tipiter Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Robin Simatupang mengatakan, tambang pasir ilegal untuk proyek jalan tol tersebut milik Ahmad Wandi alias Isrul Dibrata (49) warga Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjungmorawa, Deliserdang.

Hal ini diketaui dari keterangan tukang catat bernama Dani Hendrawan.  “Praktik ilegal itu sudah berlangsung selama sekita satu bulan dan hasilnya dijual sebagai bahan baku proyek pembangunan jalan tol di Batangkuis, simpang Sinalko dan Suzuya Tanjungmorawa. Penambangan pasir ilegal itu tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi dari Pemerintah Republik Indonesia,” ujar Robin, Rabu (26/4) 

Polisi menyita sejumlah barang bukti tiga unit excavator warna orange, tiga unit dump truck warna biru jenis tronton (10 roda) Nopol BL 8307 V, BK 8965 CB dan dump truck merk jenis engkel (4 roda) Nopol BA 8593 AF.

Selain itu, 10 lembar bon faktur berwarna putih yang ditujukan kepada Awi, 10 lembar bon faktur ditujukan kepada Asiong, 10 buah pulpen bening dengan tutup berwarna hijau.

“Saat ini seluruh barang bukti dan saksi sudah diamankan di Polda Sumut,” tandas Robin. (art/drc/FPII)

Categorised in:

No comment for POLISI GEREBEK PENAMBANG PASIR ILEGAL

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *