Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » POLISI DIMINTA SEGERA UNGKAP PELAKU PUNGLI RSUD LANGSA

POLISI DIMINTA SEGERA UNGKAP PELAKU PUNGLI RSUD LANGSA

(466 Views) Januari 11, 2017 3:30 pm | Published by | No comment

aktifis
LANGSA ACEH– Aktifis Presidium Pusat Reclasering Indonesia melalui Sekretaris Komda Langsa Aceh Sofyan Suri S.sos , meminta pihak penyidik Polres Kota Langsa jangan sampai mendengarkan oknum-oknum tertentu demi membekengi dugaan pelaku Pungutan Liar (Pungli) di sejumlah instansi di Kota Langsa.

“Kami dari Reclasering Indonesia kalau kasus pungli di RSUD Langsa ini terhenti di Polres Langsa, maka kasus ini akan kami laporkan ke Mabes Polri dan kepada tim Saber Pungli di Jakarta,” ujar Sofyan Suri Rabu ( 11/1) di lapangan Parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa

Disampaikan Sofian Suri, usai memantau perkembangan kasus tersebut, selanjutnya dalam kasus yang berkembang selama di rumah sakit Pemko Langsa, termasuk pemotongan jasa medis di RSUD Kota Langsa, itu perbuatan pidana

“Jadi kita minta ke pada oknum-oknum yang coba untuk membekingi pihak-pihak yang melakukan pungli, segera meninggalkannya, mari kita kerja untuk membasmi pungli di Aceh, khususnya Kota Langsa, harap Sofyan Suri.

“Kalau sudah cukup unsur sebaiknya oknum dr MYA yang diduga terlibat pungli tersebut segera ditahan agar tidak menghilangkan Barang Bukti (BB),” tambah Sofyan lagi.

Hasil penelusuran kami di RSUD Langsa, hari ini Rabu (11/1) kalau oknum yang diduga ikut bermain dalam kasus ini sudah dipanggil Polisi Polres Langsa. “ Kita minta pihak Polres agar mengusut tuntas kasus ini megingat selama ini manajemen RSUD Langsa sejak dilantiknya dr Syarbaini sebagai direktur, sangat tertutup sekali bukan hanya uang jasa medis saja, kita duga diselewengkan dan uang asuransi lainnya harus diteliti dengan mendalam, makanya kita mintak Polisi agar memeriksa dr MYA itu ke beberapa kasus menyangkut uang jasa dan uang asuransi lainnya,” bebernya.

Menurutnya, uang jasa medis dari dana Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bulan Agustus sampai September tahun 2016 selama tiga bukan mencapai Rp 22 milyar lebih. “Rinciannya Agustus Rp 7,1 milyar September Rp 7 ,4 milyar dan Oktober 2016 mencapai 7,3 milyar. Uang ini yang digunakan untuk biaya operasional RSUD Langsa 65 persen dan untuk jasa medis sebanyak 35 persen ada dugaan uang jasa ini dipotong oknum yang membagikan kepada pihak para medis,” papar Sofyan Suri.

“Informasi yang diperoleh kalau pihak kepolisian sudah melayangkan surat panggilan terhadap dr M. Yusuf Akbar salah seorang PNS di RSUD Kota Langsa diduga terlibat langsung dalam kasus ini,” pungkas Sofyan.(Amt)

Categorised in:

No comment for POLISI DIMINTA SEGERA UNGKAP PELAKU PUNGLI RSUD LANGSA

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *