Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » OTT PUNGLI, SETDAKAB PALUTA TAK AKUI TANDA TANGANI RAB

OTT PUNGLI, SETDAKAB PALUTA TAK AKUI TANDA TANGANI RAB

(681 Views) Maret 13, 2017 6:13 am | Published by | No comment

17160777_1462871270424230_885819628_n

PALUTA- Tim Saber Pungli berhasil dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap beberapa oknum PNS RSUD Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), muncul dugaan kalau oknum tersebut, hanyalah sebagai tumbal.

Para oknum PNS tersebut melakukan pungli di luar SK SekdaKab Paluta yang dikeluarkan pada Tanggal 3 Maret 2017 ditetapkan biaya pemeriksaan CPNS tersebut Rp 368.700 per orang, sedangkan panitia mengutip Rp 450.000 per orang.

“Masalah Surat Keputusan Sekda Kab Padang Lawas Utara itu adalah salah, itu adalah Perbup hal itu sudah saya jelaskan semalam kepada pihak yang menangani di Polres,” akui Plt Sekdakab Paluta, Tonku Palit Hasibuan di Rumah Dinas ( Rumdis) nya belum lama ini

“Boleh Sekda meneken Surat Keputusan atas nama Bupati, tapi Sekda tidak pernah menada tangani RAB, makanya pertinggalnya pun, kulihat tidak ada RAB yang saya tanda tangan, itu bukan tanda tangan saya,” kata dia lebih lanjut.

“Bahkan ini arahnya kepada saya, tapi di RAB tidak ada tanda tangan saya, sayapun tidak mengakuinya kita lihat saja buktinya pertinggal nanti, kalau ada tanda tangan saya, tapi SK atas nama Bupati kuakui,” pungkasnnya.

“Seandainya SK SekdaKab Padang Lawas Utara sebagaimana informasi, apa rasional biaya cek kesehatan ditetapkan sebesar Rp 368.700,” tanyanya.

Tetapi Sekdakab Paluta, masih bersih keras bahwa itu bukan SK Sekda, pertinggal adalah Surat Keputusan Bupati yang menanda tangani Sekda atas nama Bupati.

” Masalah rasional, tidak rasional biaya cek kesehatan, di dalam Peraturan Bupati ada beberapa item, satu item nilainya sekian, ini sekian, ini sekian, ditotalkan Tiga Ratus Delapan Puluh itu kalau tidak salah, tapi apabila dilakuakan semuanya ditotalkan sekian,” jelas Sekda.

Sekdakab Paluta mengungkapkan juga, bahwa Dr A Sitorus ada kelemahan, terlalu berani, seharusnya konsultasi masalah biaya, lagi pula permintaan BKD hanya 5 poin. ” Ini dipungut seluruh poin bahkan ditambah dari ketentuan Perbu itu,” cetusnya. (Mauliddar Siregar)

Categorised in:

No comment for OTT PUNGLI, SETDAKAB PALUTA TAK AKUI TANDA TANGANI RAB

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *