Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » Operasi Simpatik Siak 2016, Satlantas Polres Rohul Kembangkan KTL

Operasi Simpatik Siak 2016, Satlantas Polres Rohul Kembangkan KTL

(513 Views) Maret 23, 2016 7:13 pm | Published by | No comment

ROKAN HULU-Ratusan pelanggaran pada Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hal itu dilihat sejak dilaksanakan Operasi Simpatik 2016 dimulai pada 1 hingga 21 Maret 2016, sehingga operasi ini menekankan dan pemantapan tertib lalu lintas
IMG_20160323_193912
Disampaikan, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Kanit Regiden, sekaligus Kaposko Ops Simpatik Siak 2016, Ipda Kaliman Siregar, pelanggaran di kawasan KTL masih didominasi pada pelanggaran tidak memakai hlemt.

“Pelanggaranan pengendara di kawasan KTL tidak menggunakan helmt 125 kasus, pengendara tak membawa surat kelangkapan kendaran 114 kasus, kelengkapan kendaraan bermotor 64 kasus, pelanggaran melawan arus juga cukup banyak mencapai 29 kasus , tidak menggunakan Safty belt 16 dan melebihi muatan  6‎ kasus,” beber Kaliman Siregar, Rabu (23/3).

 

Tambahnya, untuk kawasan KTL di Rohul masih terbilang baru dengan panjang kawasan 1 KM, dimulai pada kawasan Taman Kota Pasir Pangaraian hingga kantor Koramil 02 Rambah. Untuk penindakan hukum pada operasi Simpatik 2016, kendaraan dilakukan penindakan 107 kasus dan teguran 247 kasus

Kaliman Siregar menjelaskan, tilang dikeluarkan sudah sesuai dengan prosedur, pasalnya, jika tidak dilakukan akan berdampak Lakalantas, seperti kendaraan melawan arus, jika tidak dilakukan penindakan bisa saja merugikan orang lain.

” ‎Pelanggaran masih didominasi sepeda motor, yakni  315 kasus, mobil penumpang 29 kasus dan mobil beban 10‎ kasus. Sedangkan untuk Barang Bukti (BB) yang disita SIM sebanyak 25 keping, STNK 58 dan kendaraan bermotor berjumlah 24 unit. Sejak Ops Simpatik dilaksanakan pelanggaran didominasi pegawai swasta 317 orang,  5 pelajar/mahasiswa 20, pengemudi 12 orang,” imbuhnya.

Dari data yang telah dirangkum tersebut, dapat disimpulkan pegawai swasta masih mendominasi. Untuk itulah pihaknya  akan lebih giat dalam mensosialisasikan tentang KTL. Walaupun telah berakhir, pihaknya akan terus melakukan penertiban di KTL, bila saat ini hanya 1 KM. Ke depannya akan ditambah lagi, sehingga untuk perkotaan merupakan KTL. “Kita harap dengan adanya KTL, masyarakat akan semakin lebih sadar untuk selalu mematuhi tertib lalu lintas,” pungkasnya.

Categorised in:

No comment for Operasi Simpatik Siak 2016, Satlantas Polres Rohul Kembangkan KTL

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *