Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » MUI Paluta Gelar Penertiban Tempat Maksiat Jelang Bulan Ramadhan

MUI Paluta Gelar Penertiban Tempat Maksiat Jelang Bulan Ramadhan

(728 Views) Mei 31, 2016 8:38 pm | Published by | No comment

PALUTA-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta)  melakukan pembinaan dan sweeping ke tempat/warung yang diduga menjadi ajang maksiat serta warung pinggir jalan yang tersebar di sembilan kecamatan se wilayah Paluta, Senin (30/5) hingga Sabtu (4/6) mendatang.
IMG_20160531_210502
Rombongan tersebut dipimpin Sekretaris MUI Paluta Drs H Adabul Ahyar Siregar  menggandeng Satpol PP dan Polsek Padang Bolak dan turun langsung ke lokasi dengan menyerahkan surat himbauan kepada pengusaha hotel, warung, tempat rekreasi, restauran, tempat hiburan malam yang digelar dalam rangka memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) menjelang bulan suci ramadan.

Ketua MUI Paluta H Mukti Ali Siregar didampingi Sekretaris Drs H Adabul Ahyar Siregar dan Kasi Penertiban dan penegakan hukum pada Satpol PP Paluta Sukri Siregar,  disela-sela pemberangkatan tim ke lapangan menuturkan pembinaan dan sweeping ini merupakan salah satu cara memberantas kemaksiatan di Paluta dan hal itu tidak boleh terjadi selama bulan ramadhan. Sehingga masyarakat yang melaksanakan ibadah lebih khusuk dan dalam rangka menghargai umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa.

Adabul Siregar menambahkan, objek pembinaan dan pemantauan tempat hiburan yang dianggap rawan maksiat terutama di wilayah Padang Bolak (6 titik), Halongonan (2 titik),  Portibi (4 titik), Padang Bolak Julu (4 titik) kemudian kecamatan Batang  Onang, Hulu Sihapas dan kecamatan lainnya masing-masing dua titik.

Terkait surat himbauan atau edaran ini, dibuat sebagai upaya pihaknya agar umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa tahun ini dengan nyaman. Jika ada pelanggaran, kata dia, pihaknya akan secara tegas mengambil tindakan dengan pertimbangan bersama aparat terkait.

“Kalau tidak diindahkan terpaksa akan ada tindakan paksa oleh tim Satpol PP. Kami akan monitoring  pra puasa, puasa dan akhir puasa,” tegasnya.

Pihaknya juga mengingatkan kepada pengusaha hiburan seperti cafe, diskotik, dan tempat hiburan berbau maksiat lainnya supaya menutup usaha tersebut, karena menodai kemuliaan bulan suci Ramadan.

“Pemilik rumah makan, restoran dan kedai minuman menutup usahanya di siang Ramadan dan bagi yang buka di daerah persinggahan musafir, agar dapat menghormati orang yang sedang berpuasa,” harapnya.

Sedangkan kepada kaum muslimin, diharap memanfaatkan bulan Ramadan sebagai bulan penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT dengan cara memakmurkan masjid, shalat berjamaah, shalat tarawih, tadarus Alquran, berinfak, pesantren kilat dan amalan saleh lainnya.

Himbauan lainnya lanjut Adabul Siregar, khusus kepala kantor/dinas jawatan pemerintah dan swasta, BUMN, BUMD,pemilik toko dan perusahaan lainnya memberi arahan kepada seluruh staf, pegawai dan karyawan agar menjaga suasana keindahan bulan suci ramadhan.

“Bagi yang tidak melaksanakan puasa agar menghormati yang berpuasa dengan cara tidak makan, minum, merokok di tempat umum yang akan menganggu kekhusukan orang yang sedang berpuasa,” pungkasnya.

Sementara, Kasi Penertiban dan penegakan hukum pada Satpol PP Paluta Sukri Siregar mengatakan pihaknya siap bekerjasama dengan MUI Paluta dalam rangka pembinaan sekaligus pembinaan kepada pengusaha tempat hiburan dan lokasi lain agar tidak melanggar aturan selama bulan suci Ramadhan. (Mauliddar S)

Categorised in:

No comment for MUI Paluta Gelar Penertiban Tempat Maksiat Jelang Bulan Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *