Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » MINIMALNYA PENGHASILAN PENGUMPUL TBS SAWIT DI PALAS RP. 500 RIBU PER TRIP

MINIMALNYA PENGHASILAN PENGUMPUL TBS SAWIT DI PALAS RP. 500 RIBU PER TRIP

(607 Views) Februari 9, 2017 4:32 pm | Published by | No comment

Keterangan gambar :Seorang anggota pemuat TBS sawit yang dilakoni pengumpul TBS sawit Maruli, terlihat sedang menimbang TBS sawit dari petani di lapangan. (Maulana Syafii).
PALAS-Saat harga jual Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit ditingkat petani di daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas) mengalami kenaikan, sejumlah warga masyarakat di daerah ini tertarik beralih profesi menjadi pengumpul TBS sawit dari petani dengan mengambil upah angkutan TBS sawit ke beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di sini.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Maruli Riski Hasibuan, seorang warga Desa Pasar Binanga, Kecamatan Barumun Tengah (Barteng), yang sudah menggeluti usaha sebagai pengumpul TBS sawit dari petani, sejak sebulan terakhir.
Saat ditanyai wartawan, pada Kamis (9/2), mantan pekerja OS PLN Rayon Sibuhuan ini menyatakan, hasil usahanya sebagai pengumpul TBS sawit pemula ini, dirasakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, membayar angsuran kredit mobil dan perawatannya. Ia bisa meraih penghasilan sebesar Rp. 500.000 pertrip angkut TBS sawit.
“Dalam satu kali trip, kita bisa berpenghasilan sebesar Rp. 500.000 bersih. Sudah dikeluarkan uang muat sebesar Rp. 30.000 perton, uang lapangan Rp. 50.000 pertrip, uang minyak dan uang makan. Pokoknya, dalam satu trip angkut TBS sawit, saya bisa dapat hasil Rp. 500.000 bersih,” jelasnya.
Dijelaskannya, usaha sebagai pengumpul TBS sawit dari petani ini, dilakoninya selama 3 hari dalam seminggu, yakni hari sabtu, minggu dan senin. Selain hari itu, hari rabu usaha pengumpul getah karet. Sedangkan padahari selasa, kami dan jumat, ia menyediakan jasa angkutan lainnya, seperti pasir, sertu dan sebagainya.
Modalnya satu unit mobil pikcup L300, terang Maruli, ia mampu mengangkut TBS sawit yang dikumpulnya dari petani rata-rata seberat 1,8 hingga 2 ton pertripnya perhari. “Harga pembelian TBS sawit dari petani berkisar Rp. 1.810 hingga Rp. 1.920 perkilo. Tergantung lokasi lahan dan harga papan TBS di PKS, soalnya jenis TBS sawitnya yang kita kumpulkan masih tergolong buah sedang,” sebutnya.
Untuk penjualan TBS sawit, tambahnya, ia menjualnya ke PKS Plantation di Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), yang harga papannya sebesar Rp. 2.200/Kg, atau ke PKS Aek Lintadi Kecamatan Aeknabara Barumun, Palas dengan harga papan sebesar Rp. 2.180/Kg.
Maruli optimis, saat ini ia memulai usahanya sebagai pengumpul TBS sawit dengan bermodalkan satu unit mobil pickup L300 yang dikreditnya dari leassing dengan angsuran sebesar Rp. 3.175.000 perbulan selama 3 tahun, dengan usahanya satu trip angkutan TBS sawit ke PKS dalam sehari.
“Hasil dari mengumpul TBS sawit setiap minggunya bisa dapat Rp. 1,5 juta dalam sebulan minimal bisa dapat Rp. 6 juta, agar bisa menutupi kredit mobil dan perawatannya, juga untuk biaya hidup. Namanya juga pemula, satu trip satu hari sudah bisa,” ujarnya.
Ia juga sedang berupaya untuk meningkatkan usahanya sebagai pengumpul TBS sawit, setidaknya dalam sebulan bisa didapatkan 15 trip angkutan TBS sawit ke PKS. “Sehingga fee maksimal angkutan TBS sawit sebanyak 45 ton perbulan bisa didapat dari pihak PKS sebagai pemasok atau pelanggan tetap di PKS tersebut,” pungkasnya. (Maulana Syafii).

Categorised in:

No comment for MINIMALNYA PENGHASILAN PENGUMPUL TBS SAWIT DI PALAS RP. 500 RIBU PER TRIP

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *