Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » Meski Kondisi Kritis, Korban Dikampak di Rohul, Pulang Dari Rumah Sakit Karena Tak Ada Uang

Meski Kondisi Kritis, Korban Dikampak di Rohul, Pulang Dari Rumah Sakit Karena Tak Ada Uang

(481 Views) Maret 22, 2016 6:44 am | Published by | No comment

ROKAN HULU-Meski kondisi kritis, Firman Laia korban yang dikampak dipakter tuak KM 18 Klampaian Desa Muaradilam Kecamatan Kuntodarussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Sabtu (19/3), sekitar pukul 23.00 wib, akibat sepertinya “kepala dan telinganya kuyak”, terpaksa pulang karena tidak uang untuk membayar biaya rumah sakit.
IMG_20160322_123031
“Kami terpaksa pulang, karena biaya gak ada lagi, walapun kodisi masih kritis, kalau dapat pelakunya mungkin bisa bayar,” sebut, istri korban Ma Uco Halawa, Senin, (21/3), malam, terlihat sambil berurai air mata.

Kata Ma Uco Halawa, kalau suaminya, hanya Buruh Harian Lepah (BHL) di PT. Sumber Alam Makmur Sentosa (SAMS), gajinya pun tidak seberapa, kadang ada-kadang tidak.

“Suaminya saya hanya harian pak, kandang ada kerjaan, kadang tidak pak, tapi kalau polisi bisa menangkap pelaku bisalah dipaksakan untuk membayar biaya peroobatannya,” sebut Ma Uco Halawa sambil tersedu.

Diketahui, kalau Firman Laia dan Ma Uco Halawa punya anak satu, hidup dengan pas-pasan di lingkungan perkebunan Kelapa Sawit di PT SAMS Kuntodarussalam, mereka hanya berharap kepada pihak Polres Rohul supaya menangkap pelaku agar bisa menanggulangi biaya masuk rumah sakit tersebut.

“Gimana lagi pak, kalaupun suami saya mati, karena ini saya hanya bisa pasrah saja, karena kami terus terang tidak punya uang, harta yang mau digadaikanpun tidak ada pak,” imbuh Ma Uco Halawa dengan kondisi berlinang air mata.

Sementara itu, Aktifis Rohul di Bidang Tenaga Kerja , Darwin S. Rambe, meminta kepada managemen perusahaan PT SAMS, supaya bertanggung jawab atas peristiwa yang menimpa karyawannya, semisal memberikan kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), tenaga kerja.

“Untuk itu ini perlu ketegasan dari Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisosnakertrans) Rohul, Hery Islamy agar mengusut keberadaan karyawan di PT SAMS, kemudian sejauhmana tanggungjawabnya terhadap apabila ditimpa musibah, seperti dalam kasus pemkampakan ini umpanya,” tegas Darwin S. Rambe.

Informasi yang beredar di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), diduga pemilik Fakter sendiri inisial S melakukan penganiayaan dengan pakai kampak tersebut. Terlihat, korban Firman Laia mengalami Luka Berat (LB), di bagian kepala ada luka menganga, termasuk di bagian telinga koyak, terlihat posisi saat itu rebah di lantai bersimbah darah. Melihat kondisi seperti itu korban langsung dilarikan dan dibawa kawannya, Dego (Juga bekerja sebagai Scurity PT SAMS) ke fasilitas kesehatan terdekat.

Categorised in:

No comment for Meski Kondisi Kritis, Korban Dikampak di Rohul, Pulang Dari Rumah Sakit Karena Tak Ada Uang

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *