Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BIDIK » Mediasi Pekerja Cater dengan PT. Yotra Alami Kebuntuan

Mediasi Pekerja Cater dengan PT. Yotra Alami Kebuntuan

(370 Views) September 30, 2016 2:50 pm | Published by | No comment

PALAS-Menindaklanjuti aksi damai pekerja Cater PT. Yotra dan pekerja Yantek PT. Sentra yang bergabung pada KC FSPMI Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang menuntut pemenuhan hak-hak normatif pekerja, yang disampaikan FSPMI Kabupaten Palas kepada Dinsosnakertrans Palas pada Kamis (22/9) minggu lalu.

img_20160930_145004
Lewat surat bernomor : 560/2208/2016, tertanggal 28 september 2016, ditujukan kepada FSPMI Kabupaten Palas, Pimpinan PT. Yotra dan Pimpinan PT. Sentra, yang ditanda tangani oleh Plt. Kepala Dinsosnakertrans Palas, Bustami Harahap, S. Sos. Pihak Dinsosnakertrans Palas kembali melakukan mediasi terkait persoalan hak normatif para pekerja outsorcing (OS) PLN Rayon Sibuhuan itu, pada Jumat (30/9), bertempat di aula Dinsosnakertrans Palas.

Hadir dalam pertemuan mediasi itu, Kasi Wasnaker Jonnedi Piliang, Kasi Hubind, Ahmad Alkindi Kudadiri dan M. Taufik Alom. Perwakilan PT. Yotra dari Medan, Aryoga CN, perwakilan PT. Sentra Area Padangsidempuan, Muhammad Yunus, perwakilan KC FSPMI Kabupaten Palas, Maulana Syafii, Sudarno, Uluan Pardomuan Pane dan Zulpikir Hariyanto.

“Upaya mediasi yang sudah berulang kali kita lakukan untuk menyelesaikan tuntutan hak-hak normatif para pekerja Cater PT. Yotra tersebut, belum juga menuai hasil seperti yang diharapkan. Perwakilan PT. Yotra mengatakan tuntutan-tuntutan yang ada diabaikan, karena karyawan tersebut adalah PKWT,” sebut Jonnedi Piliang, didampingi Ahmad Alkindi Kudadiri.

“Sedangkan pihak karyawan PT. Yotra tidak menerima jawaban dari perwakilan PT. Yotra, karena di dalam perjanjian kerja, pada pasal 7 ayat 4 tertulis PKWTT dan juga berdasarkan undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan dan SK Direksi PLN nomor 500 tahun 2013,” terangnya.

Berdasarkan hasil mediasi yang tidak ada titik temu tersebut, lanjutnya, pihak Disnaker Kabupaten Palas akan menyurati Disnakertrans Provinsi Sumut untuk dimediasi. “Kita sudah berupaya semaksimal mungkin dan sudah berulang kali memediasi persoalan pekerja Cater dengan PT. Yotra ini, tapi hasilnya tetap nihil. Makanya, persoalan ini kita limpahkan ke Disnakertrans Provinsi Sumut untyk dimediasi secara PPHI,” tegas Jonnedi.

Sedangkan untuk persoalan tuntutan hak-hak normatif pekerja Yantek dengan PT. Sentra, menurutnya, sudah ada informasi yang diterima pihaknya, persoalan ini akan dibahas secara mediasi bipartit dan kekeluargaan antara perwakilan pekerja Yantek melalui serikat pekerja FSPMI dengan pihak PT. Sentra di Medan.

“Sebenarnya langkah seperti ini yang kita harapkan. Mudah-mudahan dengan adanya pertemuan perwakilan karyawan Yantek melalui serikat pekerja FSPMI dengan pihak PT. Sentra nanti, persoalan yang muncul bisa dibahas secara kekeluargaan, agar hubungan industrial antra pekerja dengan pengusaha bisa kembali kondusif,” harapnya.

Sementara itu, didampingi Ketua PUK SPEE FSPMI Cater Sibuhuan Zulpikir Hariyanto, Ketua KC FSPMI Kabupaten Palas, Maulana Syafii menyatakan, pihaknya akan berupaya melakukan lobi dengan dewan direksi PT. Yotra di Medan untuk membahas persoalan ini lebih intensif, seperti yang dilakukan pihak PT. Sentra lewat FSPMI.

“Kita akan mencontoh upaya penyelesaian hak-hak normatif antara pekerja Yantek dengan PT. Sentra dengan melobi pihak direksi PT. Yotra agar persoalan hak normatif pekerja Cater bisa dipenuhi. Namun, bila tidak juga tercapai, maka untuk persoalan pekerja Cater dengan PT. Yotra ini, kita akan tempuh jalur PPHI. Bila perlu, kita siap menuju ke ranah hukum PHI,” tegasnya.

Categorised in:

No comment for Mediasi Pekerja Cater dengan PT. Yotra Alami Kebuntuan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *