Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » Mayat diangkut motor, karena keluarga tak mampu picu kemarahan di Vietnam

Mayat diangkut motor, karena keluarga tak mampu picu kemarahan di Vietnam

(346 Views) September 15, 2016 11:33 pm | Published by | No comment

VIETNAM-Lo Thi Phanh, 40, dari kelompok minoritas Thailand, sebelumnya dirawat di rumah sakit provinsi Son La sejak akhir Agustus namun meninggal karena tuberkolosis pada 12 September lalu.

img_20160915_232912
Keluarganya tidak mampu membayar taksi untuk memindahkan jenazahnya ke rumah duka sehingga mereka menyewa ojek.

Seorang pria India menggotong jenazah istrinya sejauh 12 km
Remaja Thailand diduga membunuh wanita transgender

Foto-foto yang memperlihatkan tubuh perempuan yang dibalut selimut di jok belakang motor, dengan kaki yang mencuat ke luar, menjadi viral di media sosial.

Banyak pengguna mengungkapkan rasa sedih dan marah, terutama karena pemerintah provinsi baru saja menyetujui proyek pembangunan memorial Ho Chi Minh yang bernilai jutaan dolar.

Sebuah patung Presiden Ho Chi Minh berukuran besar direncanakan akan dibangun pada Oktober mendatang, dan akan ada juga pembangunan monumen perang untuk tentara Vietnam yang meninggal dalam perang reunifikasi negara itu.

“Coba jelaskan pada saya mengapa kita harus membangun memorial yang mahal di tempat yang sama??” kata Ke hamvui di media sosial.
Le Gach mengatakan, “Ada 1001 penderitaan yang harus dialami oleh orang-orang akibat kemiskinan.

Perjalanan pulang perempuan ini hanya membutuhkan beberapa jam, tetapi dia selama hidupnya bertahun-tahun sudah mengalami banyak penderitaan dan hidup miskin. RIP.”

Lainnya, mengkritik juga orang-orang yang tampak tak membantu,”selain soal polisi (yang tak membantu), mengapa tak ada orang yang berpikir untuk menghentikan motor itu dan bertanya tentang jenazah perempuan itu? Memalukan,” kata Thanh Y Le.

Categorised in:

No comment for Mayat diangkut motor, karena keluarga tak mampu picu kemarahan di Vietnam

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *