Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » Mahasiswa pembunuh dosen UMSU terancam hukuman mati

Mahasiswa pembunuh dosen UMSU terancam hukuman mati

(281 Views) September 29, 2016 5:32 pm | Published by | No comment

MEDAN-Kasus pembunuhan terhadap dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Hj Nurain Lubis (54), mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (29/9). Terdakwa pelaku pembunuhan itu, Roymardo Sah Siregar (21), dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.

img_20160929_173014
Dakwaan terhadap Roymardo dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Martias Iskandar. Dia menjerat terdakwa dengan Pasal 340 subs 338 KUHP.

“Terdakwa Roymardo S pada 2 Mei 2016 … dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain yakni korban Nurain Lubis,” kata di hadapan majelis hakim yang diketuai Sontan Merauke Sinaga.

Mahasiswa pembunuh dosen UMSU terancam hukuman mati 2016,
Jaksa menyatakan terdakwa terpikir membunuh dosennya sejak bangun tidur di rumah kosnya di Jalan Tuasan Medan, sekitar pukul 08.00 WIB. Selama ini terdakwa sudah menaruh benci dan dendam karena korban sering memarahi terdakwa. “Korban juga mengancam akan memberi nilai jelek kepada terdakwa,” jelas Martias.

Lalu, terdakwa membawa pisau bergagang hijau berikut sarungnya dan martil. Kedua benda itu disimpan di bawah jok sepeda motornya.

Sesampainya di kampus, terdakwa masuk ke ruang kuliah di lantai IV Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk mengikuti kuliah Hukum Dagang.

Karena dosennya tidak datang, Roymardo turun dan menuju parkiran. Dia mengambil pisau, martil dan topi dari bawah jok sepeda motor. Pisau disimpannya di saku sebelah kiri dan martil di saku sebelah kanan kemudian menuju Gedung FKIP.

Mahasiswa pembunuh dosen UMSU terancam hukuman mati 2016 merdeka.com/yan muhardiansyah
Setelah duduk di sana, Roymardo melihat Nurain masuk ke kamar mandi. Dia kemudian memakai topi dan mengikuti masuk ke dalam dan menutup pintu kamar mandi.

Terdakwa menikam leher korban yang kemudian menjerit dan menangkis. Sempat 4 kali tikamannya ditangkis korban dengan tangan namun tetap mengenai leher dan keningnya. Roymardo terus saja menikami leher korban hingga perempuan itu tidak berdaya.

Melihat korban telentang bersimbah darah, Roymardo menyimpan pisaunya lalu lari meninggalkan kamar mandi. Saat dipergoki penjaga keamanan gedung, terdakwa mengatakan keran air patah. Dia kemudian dikejar dan dibekuk di kamar mandi gedung Fakultas Ekonomi.

Sementara itu Nurain dilarikan ke RS Bhayangkara Medan. Dia dinyatakan telah meninggal dunia akibat luka di lehernya.

Setelah mendengarkan dakwaan jaksa, penasihat hukum terdakwa menyatakan akan menyampaikan eksepsi. Majelis hakim memberi mereka kesempatan untuk menyampaikannya pada persidangan lanjutan pada Kamis (6/10).

Seusai persidangan, JPU Martias Iskandar menyatakan sesuai dakwaan, terdakwa bisa terancam dengan hukuman mati. “Kita dakwakan Pasal 340 dan 338. Pasal 340 itu ancamannya hukuman mati,” kata Martias. (mdk/hhw/mc)

Categorised in:

No comment for Mahasiswa pembunuh dosen UMSU terancam hukuman mati

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *