Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » Mahasiswa dan 7 Pemuda Ditangkap Pesta Narkoba

Mahasiswa dan 7 Pemuda Ditangkap Pesta Narkoba

(286 Views) November 2, 2016 1:08 am | Published by | No comment

mahah
BENGKULU – Peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan masuk di kalangan mahasiswa. Buktinya, IS (23) mahasiswa aktif di Fakultas Ekononomi salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Bengkulu, bekerja sambilan sebagai kurir narkoba jenis sabu. IS kini mendekam di bali jeruji besi. Dia ditangkap sedang berpesta narkoba bersama 7 orang rekannya di sebuah rumah kontrakan di Jalan S Parman Kelurahan Padang Jati, Jumat dini hari lalu (28/10).
Ketujuh orang lainnya masing-masing MI (22) warga Kelurahan Sidomulyo, DI (23) warga Kelurahan Sawah lebar, YP (18) warga Kelurahan Sukamerindu, TB (20) warga Kelurahan Padang Jati, RC (23) warga Kelurahan Timur Indah, AY (19) warga Tais Kabupaten Seluma dan AW (28) warga Kelurahan Panorama. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan barang bukti 2 paket kecil sabu dan 1 unit alat hisap alias bong.
Direktur Narkoba Polda Bengkulu, Kombes Pol. Drs. Jafriedi melalui Kanit I Subdit I Dit Narkoba, Kompol. Milian Aziz didampingi Kasubid Penmas Humas Polda Bengkulu, Kompol. Mulyadi menerangkan, delapan pemuda tersebut bermula dari informasi yang menyebutkan sebuah rumah kontrakan sering dijadikan lokasi mengkonsumsi narkotika.
“Setelah kami melakukan penyelidikan, kami mendapatkan identitas salah seorang yang biasa di rumah tersebut. Pelaku yang pertama kami ciduk berinisial TB. Kemudian kami melakukan penggerebekan di salah satu rumah kontrakan di Jalan S Parman. Di rumah itu kami mendapati para pelaku sedang dalam pengaruh narkotika. Diduga usai pesta sabu,” kata Milian.
Dijelaskan Milian, kasus ini masih dalam penyelidikan mendalam. Diakuinya, tidak semua dari 8 orang itu terlibat dalam peredaran. Masing-masing tiga orang diduga sebagai kurir yakni IS, MI dan DI. Namun dugaan ini masih didalami lagi. Sedangkan 5 orang lainnya sebagai pengguna.
“Hasil tes urine, semuanya positif. Kami akan melakukan assesment untuk tindakan selanjutnya terhadap kedelapan orang ini. Tiga orang tersangka sebagai kurir sudah kita jerat dengan Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang nomor 25 tahun 2009,” jelas Milian.
IS sendiri mengaku belum lama terlibat dalam peredaran narkoba. Awalnya dia hanya sebagai pengguna. Namun karena tahu keuntungan yang didapat dari aktivitas sebagai kurir, IS akhirnya terlibat sejak 3 bulan lalu.
“Saya sebenarnya hanya pengguna. Tapi ada yang meminta saya mengantarkan barang dengan imbalan, saya mau. Karena saya di sisi (Bengkulu, red) merantau. Saya berasal dari Jawa,” imbuh IS.

Komunitas Bebas Canda Tawa
Ada yang menarik dari terungkapnya kelompok pengguna sabu ini. Mereka yang sudah berkumpul dan nongkrong bareng, telah membentuk sebuah komunitas yang dinamakan Bebas Canda Tawa (BCT). Sekilas, cukup aneh nama itu. Namun karena mereka memainkan narkoba, sepertinya wajar saja. Karena setiap pengguna narkoba, mereka hanya akan merasakan kebebasan saat berkumpul sesama pengguna. Hidup bebas dan hura-hura.
Namun IS membantah komunitas tersebut mereka bentuk untuk bersama-sama pengguna sabu. Dikatakannya, komunitas yang diketuainya itu bergerak di bidang sosial. Sesekali mereka menggelar bakti sosial di panti asuhan.
“Tidak benar pak komunitas ini kami buat untuk pesta sabu. Mungkin hanya kebetulan saja. Ini hanya komunitas kumpul-kumpul dan membuat kegiatan sosial. Kalau soal sabu, teman-teman yang lain hanya pengguna saja. Kebetulan saat itu di rumah sekretariat kami,” tukas IS.(cuy/rbc)

Categorised in:

No comment for Mahasiswa dan 7 Pemuda Ditangkap Pesta Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *