Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BIROKRASI » Kemenag Rohul Himbau Umat Beragama Tidak Rayakan Valentine Day

Kemenag Rohul Himbau Umat Beragama Tidak Rayakan Valentine Day

(383 Views) Februari 13, 2016 9:55 am | Published by | No comment

ROKAN HULU-Kakan Kemenag Rokan Hulu (Rohul),Ahmad Supardi Hasibuan, menghimbau kepada seluruh umat beragama dari semua agama, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha, khususnya dari kalangan remaja, pemuda dan generasi penerus lainnya, untuk tidak ikut-ikutan merayakan Valentine Day atau hari kasih sayang, sebab kegiatan ini pangkal dari sebuah kemaksiatan.

Kegiatan, biasa diperingati pada tanggal 14 Februari setiap tahun ini, selain bukan bersumber dari ajaran agama tertentu, juga bertentangan dengan ajaran-ajaran agama yang hidup dan berkembang di Indonesia.
Valentine day biasa diperingati dengan kegiatan yang bersifat negative, pergaulan bebas, pesta seks dengan orang yang bukan suami/istrinya, merusak moral, dan menyesatkan generasi muda.
Disampaikan Kakan Kemenag Rohul, di kantornya Jalan Ikhlas Kompleks Perkantoran Pemerintah Rokan Hulu, Pasir Pengaraian, Jumat (12/2), valentine day adalah peringatan sebuah hari, pasangan muda mudi bebas berbuat sekehendaknya, termasuk melakukan hubungan seksual tanpa ikatan perkawinan. Jika hal ini dilakukan, maka secara otomatis akan menjerumuskan generasi muda pada kehancuran, tegasnya.
“Secara jujur harus diakui bahwa saat ini banyak anak-anak muda kita yang terjebak dalam kegiatan valentine day ini. Mereka mengira ini bersumber dari ajaran agama, sebab dibumbui dengan istilah ‘kasih sayang’. Memang semua agama mengajarkan kasih sayang, tapi ada aturan mainnya. Ini adalah budaya Barat yang dapat menjerumuskan anak-anak kita,” tegasnya.
Untuk itu, Ahmad Supardi Hasibuan berharap agar para pelajar, remaja, pemuda, dan generasi muda lainnya, untuk tidak ikut-ikutan merayakan valentine day ini, sebab hal ini adalah sumber kerusakan moral. Selain bertentangan dengan ajaran agama, Valentine Day juga bertentangan dengan norma dan adat istiadat masyarakat Rohul.
Kakan Kemenag juga berharap agar seluruh guru, baik guru sekolah maupun guru madrasah, serta para tokoh agama dari semua lapisan umat beragama, Tokoh Adat, Tokoh Pendidikan, dan termasuk orang tua, agar dapat mengawasi anak didik dan anaknya masing-masing dari kegiatan-kegiatan valentine day ini.
Selanjutnya kepada semua pihak, Pemerintah Daerah, Aparat Kepolisian, Satpol PP dan lain sebagainya, supaya semuanya ikut aktif dan proaktif melakukan pengawasan, demi menyelamatkan generasi masa depan bangsa ini.
Categorised in:

No comment for Kemenag Rohul Himbau Umat Beragama Tidak Rayakan Valentine Day

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *