Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BIDIK » Kasus ADD dan Dugaan SPPD fiktif di Rohul, Kejari Rohul Periksa 30 Saksi

Kasus ADD dan Dugaan SPPD fiktif di Rohul, Kejari Rohul Periksa 30 Saksi

(458 Views) Juli 13, 2016 2:22 pm | Published by | No comment

ROKAN HULU-Dugaan Kasus penggunaan dana pada Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif tahun anggaran 2015 di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus didalami, Kejaksaan Rohul dan sudah 30 orang saksi sudah dipanggil untuk diminta keterangannya.‬
IMG_20160713_142259
‪Untuk diketahui dana tersebut melalui Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2015 lalu yang digunakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan pelatihan aparat desa dibagi dua kelompok, satu kelompok ke Kota Batam Kepulauan Riau dan satu kelompok lagi ke Yogyakarta.‬

‪Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rohul Syafiruddin, didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Nico Fernando dan Kasi Intel Agus Kurniawan mengungkapkan kasus dugaan SPPD fiktif di BPMPD Rohul sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan belum lama ini.‬

‪”Belum lagi ada yang ditetapkan tersangka, 30 orang saksi sudah diperiksa termasuk para Kepala Desa pada perkara ini,” ungkanya kepada wartawan usai Sertijab Kasi Intel di aula kantornya, Selasa (12/7/16).

Jelasnya lagi pihak dari Badan Pemerintah BPMPD Rohul juga sudah diminta keterangannya.‬ Namun Kajari Rohul belum bersedia mengungkapkannya. “Dugaannya masih tahap Pendidikan,” pungkasnya.

Categorised in:

No comment for Kasus ADD dan Dugaan SPPD fiktif di Rohul, Kejari Rohul Periksa 30 Saksi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *