Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » GEBRAK PAKUMIS DAPAT LA TOFI AWARD DAN GOVERNMENT AWARD

GEBRAK PAKUMIS DAPAT LA TOFI AWARD DAN GOVERNMENT AWARD

(411 Views) Januari 30, 2017 10:47 pm | Published by | No comment

pakumi
TANGERANG-Pencapaian program Gerakan Bersama Rakyat, Atasi Kawasan Padat, Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis) sudah dijalankan pemerintah daerah sejak 6 tahun lalu (2011). Nampaknya belum membuat A. Zaki Iskandar selaku Bupati Tangerang berpuas diri, meski di tingkat nasional program ini sudah diganjar 2 kali penghargaan yaitu La Tofi Award dan Government Award.
Pada pelaksanaan tasyakuran dan peresmian program ini dilaksanakan di Desa Karang Serang Kecamatan Sukadiri, Bupati mengisyaratkan perlunya upgrading program ini untuk tidak sekedar membenahi persoalan kualitas bangunan rumah tidak layak huni beserta sarana sanitasinya saja, tetapi diharapkan program ini juga mampu menjangkau dimensi lain dalam pembangunan yaitu urusan ekonomi, pendidikan, serta kesehatan.
“Saya ingin sampaikan pada seluruh pelaku pembangunan, penyelesaian persoalan kekumuhan kawasan tentu tidak hanya sekedar urusan persoalan fisik saja. Tepi di sisi lain kita pun harus memiliki konsepsi yang jelas dalam hal meningkatkan kapasitas pendapatan masyarakat berpenghasilan rendah, serta kualitas sumber daya manusia yang tercermin dari derajat pendidikan dan derajat kesehatannya pun harus kita tingkatkan dan pikirkan bagaimana caranya”, demikian ungkap Zaki.
Dalam konteks tersebut, Bupati Tangerang menginstruksikan kepada seluruh jajarannya khususnya kepada Bappeda selaku leading sector program ini untuk segera berkoordinasi dalam mengintegrasikan program-programnya, sehingga permasalahan kawasan kumuh dapat tuntas seluruhnya.
“Yang kita harapkan, kualitas masyarakat saat ini tinggal di kawasan kurang sehat kedepannya mampu bertransformasi dan memiliki daya saing, sehingga apa yang telah kita lalukan saat ini dengan membenahi infrastruktur kawasan tentunya belumlah cukup, demikian tambahnya.
Menyambut harapan Bupati tersebut, Didin Samsudin selaku Kepala Bappeda menyatakan siap untuk memformulasikan lebih lanjut bagaimana program Gebrak Pakumis ini akan didesain kedepannya.
“Tentu kami sudah memikirkan apa yang menjadi keinginan Pak Bupati dan juga apa yang menjadi harapan masyarakat. Bisa saja kedepannya Gebrak Pakumis ini dari sisi menu programnya akan kita tambahkan kegiatan lain,” terangnya
“Bukan sekedar bedah rumah dan bedah sanitasi tetapi juga dengan kegiatan lain yang bernilai ekonomis seperti vertical garden, KUKM, KUBE atau kegiatan lain dibidang pendidikan dan kesehatan yang nantinya akan kita diskusikan terlebih dahulu dengan Dinas terkait,” tuturnya.
“Di tahun 2017 ini mudah-mudahan pilot project Gebrak Pakumis-Plus akan dapat kita lalukan di beberapa kawasan sehingga harapan tersebut bisa terpenuhi, kembali Didin menambahkan,” paparnya.

Untuk menjadi catatan, program Gebrak Pakumis yang dilaksanakan pada tahun 2016 lalu telah dilaksanakan Pemkab Tangerang di 33 kawasan yang terdapat di 27 Desa dan 15 Kecamatan dengan total jumlah rumah tidak layak huni yang ditingkatkan kualitasnya sebanyak 1.071 unit yang disertai dengan pembangunan sarana individual toilet dan menyerap anggaran Pemerintah Daerah sebesar 14 milyar rupiah. (dra)

Categorised in:

No comment for GEBRAK PAKUMIS DAPAT LA TOFI AWARD DAN GOVERNMENT AWARD

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *