Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » Bendungan Aek Parlakkitanangan Rusak Total, Masyarakat Ancam Alih Fungsi

Bendungan Aek Parlakkitanangan Rusak Total, Masyarakat Ancam Alih Fungsi

(578 Views) Februari 20, 2016 10:18 am | Published by | No comment

ROKAN HULU-Bendungan Aek Parlakkitangan di Desa Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tidak berfungsi, sekitar 7 KM, irigasi untuk mengairi puluhan hektar sawah tak berfungsi. Masyarakat meminta supaya Pemkab Rohul, jangan membiarkan bangunan ini mubazir.

Disampaikan Tokoh Masyarakat, Desa Menaming, Lahutdin Lubis di dampingi Ismar Daulay menjelaskan kalau bendungan sudah lama dibangun, namun karena konstruksi tidak bagus bagus, bahkan terkesan asal jadi, sehingga bangunan ini terkesan sia-sia.

“Kita sering laporkan ini baik di Dinas Bina Marga Pengairan (DBMP) Rohul maupun ke Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Rohul, namun hingga kini belum ada tanggapan apapun,” terang Ismar dan Lahutdin , Sabtu (20/2).

rusak

Lanjutnya Lahutdin, bangunan ini tidak sesuai, bahkan ada yang tinggi dan ada yang rendah, sehingga air tidak sampai, bahkan kini ada sekitar 40 meter rusak total, kemudian kalau diperbaiki ada 4 gorong-gorong harus dibongkar, ini air tidak sampai ke lahan persawan masyarakat.

“Harapan masyarakat supaya ini difungsikan, sehingga program-program pemerintah ini besa terlaksana dengan sebaik-baiknya,” tutur keduanya.

Di tempat berbeda, Personil TNI 02 Rambah, sigap dengan kondisi masyarakat itu, maka Serka Yendri dan Kopda Dedy Novery Samosir turun langsung ke lokasi persawahan masyarakat, melihat kondisi saluran irigasi yang tak layak lagi. Keduanya membuat dokumentasi untuk dilaporkan pada pimpinan terkait keadaan bendungan dan irigasi tersebut.

Disampaikan Babinsa Desa Menaming, Serka Yendri, akibat rusaknya bendungan tersebut sehingga sekitar 70 hektar tidak dapat dilalui air, antara pada Kelompok Tani (Koptan), Cendana, Ranah Makmur 1 dan Ranah Makmur 2.

Serka Yendri berdialog dan berdiskusi dengan Ketua Koptan Desa Menaming Sumitro Lubis, sebab TNI menyerap informasi dari kekecewaan, keluh kesah dan kekesalan masyarakat atas tidak berfungsinya irigasi tersebut.

“Kalau irigasi ini tidak berfungsi, secara otomatis lahan kami akan dialihfungsikan dengan tanaman kelapa sawit dan karet, sebab kami juga makan, kalau seperti infrastruktur, gimana padi mau bagus,” ancama Sumitro Lubis.

Di waktu yang berbeda, ketika hal ini dikonfirmasikan dengan Kepala DPTH Rohul, Mubrizal, mengaku kalau ada masyarakat yang sudah melaporkan itu kepada dirinya, namun karena itu bukan tupoksinya makanya hanya bisa dilakukan koordinasi dan komunikasi dengan intansi terkait.

“kita sudah koordinasikan dengan pihak DBMP Rohul, ya tugas hanya sebatas menyampaikan dan mengkomunikasikan saja,” jawabnya.

hancur

Kemudian, dicoba mengkonfimasi ini dengan Kepala DBMP Rohul Arisman, namun sayang hand phone pejabat ini tidak aktif, kemudian didatangi ke kantornya juga tidak ada, hal yang sama juga dilakukan Kepala Bidang Pengairan DBMP Rohul, juga tidak berhasil mendapatkan informasi apapun.

Terlihat di sekitar irigasi tersebut, selain rusak parah juga rerumputan sudah menjalar dan mengusai bangunan-bangun irigasi, bahkan tak jarang sebagiannya sudah ada yang bolong dan roboh, tidak itu saja beberapa titik sudah ada yang longsor

Categorised in:

No comment for Bendungan Aek Parlakkitanangan Rusak Total, Masyarakat Ancam Alih Fungsi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *