Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » BANTUAN BIBIT KARET UNTUK KELOMPOK TANI SEI KORU-KAITI DIPERTANYAKAN

BANTUAN BIBIT KARET UNTUK KELOMPOK TANI SEI KORU-KAITI DIPERTANYAKAN

(351 Views) Juli 20, 2017 1:10 pm | Published by | No comment

IMG-20170719-WA0178

ROKAN HULU-Tokoh pemuda Desa Rambah Tengah Barat (Kaiti) Amris Nasution menyampaikan rasa kekesalannya terhadap Ketua Kelompok Tani (Koptan) Sei Koru, karena penyerahan bantuan tersebut tidak jelas dan diduga banyak salah sasaran.

Hal ini dikatakannya kepada media detikperistiwa Selasa (19/7) malam. Saat ditanya tentang apa saja yang menjadi kekesalannya beliau mengatakan rasa kesal yakni data anggota yang diajukan tidak sama dengan penerima dilapangan (yang menerima) artinya petaninya diganti secara sepihak

Kemudian, bantuan berupa biaya imas ,cincang, pancang,dan lobang serta tanam yang diterima anggota tidak sesuai dengan yang berikan pemerintah (ada pemotongan), Saprodi (Herbisida dan pestisida) mayoritas tidak diterima petani, karena hal tersebut masyarakat merasa ditipu dan di bodoh bodohi Ketua Kelompok Tani Sei Koru yang juga salah seorang perangkat Desa Rambah Tengah Barat (Kadus)

Ia berharap kiranya Dinas Kehutanan Provinsi Riau bisa memanggil Ketua Koptan Sei Koru dan mengaudit dana bantuan itu agar bantuan tersebut bisa diserahkan kepada nama petani yang tercantum namanya dalam pengajuan proposal.

Amris Nasution meminta kepada penegak hukum berharap dengan sangat supaya bergerak cepat, karena masalah ini kelihatan ada kong-kalikong antara Ketua Koptan Sei Koru dengan penyuluh (PPL)

“Karena selama ini kita selalu menyalahkan pemerintah dan mengatakan tidak tepat sasaran sementara di lapangan ketua kelompok yang sudah jelas terbukti memanipulasi data,” benernya.

Lanjut Amris jika hal semacam ini tidak ditindaklanjuti maka sulit untuk kedepan akan tercapai peningkatan ekonomi masyarakat diharapkan supaya diberi peringatan keras.

Tambahnya lagi jika tidak diberi peringatan yang bersifat jera maka akan muncul ketua-ketua kelompok tani yang tidak berpihak kepada masyarakat lemah.

Kelompok Tani Sei Koru Desa Rambah Tengah Barat (RTB) Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menerima bantuan sebanyak 22.500 batang bibit Karet dari Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Riau.

“Bibit karet tersebut untuk peremajaan karet yang sudah tua,” ujar Amris di kediamannya.

Ditambahkannya lagi sebanyak 22.500 bibit tersebut untuk 45 hektar lahan yang terdiri dari 33 anggota kelompok yang terdaftar, satu orang memiliki lahan berpariasi antara 1 sampai 2 hektar

Sebelum bibit diberikan para anggota harus melakukan beberapa tahapan, seperti penebasan, cincang, pancang, lobang serta tanam akan tetapi tahapan tersebut hanya cerita semata, karena tidak adanya bimbingan dari seorang penyuluh. Sedangkan masalah biaya ditanggung pemerintah yakni sebesar Rp 2.5 juta per hektar.

“Dana tersebut diindikasikan sebagian petani hanya menerima Rp 1 juta saja dan ada juga petani yang tidak menerima biaya imas, cincang, lobang dan tanam sama sekali dari biaya semula yang dikucurkan pemerintah sebesar Rp 2.5 juta per hektar dengan alasan yang tidak jelas,” ujar Amris.

Selain itu, petani juga diberikan pupuk berupa NPK 200 Kg per hektar, pupuk organik 100 Kg per hektar, racun 10 liter per hektar dan ditambah dengan Suprayer sebanyak 4 unit untuk 4 kelompok tani.

Saat ini kondisi di lapangan dinyatakan lebih 50 persen gagal ” Sangat kita sayangkan yang katanya di dampingi PPL tapi tidak pernah kelihatan batang hidungnya dan tidak berperan sebagai pendamping/penyuluh,” pungkas tokoh muda ini (R.lubis/Ris/Dar)

Categorised in: ,

No comment for BANTUAN BIBIT KARET UNTUK KELOMPOK TANI SEI KORU-KAITI DIPERTANYAKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *