Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BIDIK » APBD Rohul Belum Sah, Kepala Satker Jarang Masuk Kantor dan Banyak Mengaku Pening

APBD Rohul Belum Sah, Kepala Satker Jarang Masuk Kantor dan Banyak Mengaku Pening

(556 Views) Februari 24, 2016 1:54 pm | Published by | No comment

ROKAN HULU-Dampak APBD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) belum disahkan, saat ini sejumlah Kepala Satuan Kerja (Satker) jarang masuk kantor dan banyak mengaku pening (Sakit Kepala), mereka mengaku tidak tahu harus mengerjakan apa, sebab anggaran kosong.

ROKAN HULU-Antisipasi perkembangan aliran sesat, Lurah Pasir Pangaraian, Muklis menerap konsep “Buku Induk Penduduk”, sehingga data-data penduduk tersebut, bisa diketahui orang yang baru datang, diwajibkan untuk melakukan pengurusan surat pindah.

Informasi ini disampaikannyan di ruang kerjanya, Rabu (24/2),  katanya, untuk antisipasi persoalan nasional, terkait adanya aliran sesat, termasuk Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dan lainnya, dirinya dan jajarannya harus tetap waspada.
kues

“Kita berada di Ibu Kota, Kabupaten Rohul, jadi otomatis ini harus kita pantau dengan sebaik mungkin, kita khawatir nanti ada anggota organasasi atau aliran-aliran terlarang masuk ke keluharan kita ini,” sebutnya.

Lanjutnya, Kelurahan Pasir Pangaraian, jumlah penduduknya  sebanyak 3844 jiwa,  terdiri dari  804 Kepala Keluarga (KK), untuk “Buku Induk Kependudukan” itu nati akan dibagi pada enam Kepala Lingkungan.

Sambungnya, nanti dalam waktu dekat buku akan dilounching dengan mengundak masyarakat. “Kemudian kita berikan itu kepada yang berkaitan langsung dengan kita seperti Kapolsek Rambah, Camat Rambah, Puskesmas Rambah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan  Desa (BPMPD), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) dan lainnya,” terang Mukhlis.

Tambahnya, ini murni tujuannya untuk menciptakan suasana di tengah-tengah masyarakat Kelurahan Pasir Pangaraian, bisa aman dan kondusif. “Harapan kita kegiatan ini berjalan dengan sukses, bahkan kita juga nanti akan membuat sejarah singkat kelurahan pada buku induk kependudukan tersebut,” tutupnya

Salah seorang Kepala Dinas (Kadis) yang tidak mau disebutkan namanya, dirinya mengku poniang (Sakit Kepala), karena anggaran tidak ada, program kerja tidak ada yang bisa dikerjakan. “Olah poniang kini, apa ndak dikako, APBD Rohul miang belum juga disahkan, mungkin DPRD itu tak mau menshakannya tentu menunggu Bupati Rohul yang baru,” sebutnya dengan bahasa tempatan.

Lanjutnya, kini semuanya tidak bisa berbuat apa-apa, sebenarnya juga harus Bupati Rohul yang baru, sebab kalau Bupati Rohul sekarang takut nanti tidak sesuai pula dengan visi-misi bupati yang baru. “Ini udah gawat ini, kapan lagi APBD Rohul itu disahkan jadi apa yang mau dikerjakan lagi,” sebutnya sambil mengaruk-garuk kepalanya.

Berbeda dengan Kadis yang lainnya, mengaku akibat tidak disahkannya APBD-Perubahan 2015 lalu, sehingga intansi saat ini terlilit hutang sekitar Rp 4 Miliar, ini masih tahap perjuangan di DPRD Rohul supaya bisa diakomodir agar bisa ditunda bayar.

“Mudah-mudahan nanti diakomor, kalau sempatlah DPRD Rohul tidak mengakomodir itu gak tahu lagi apa yang mau dibilang lagi, itu benar-benar gawat,” tuturnya terlihat wajahnya kusut dan tidak ceria.

Dari peristiwa itu, Aktifis Rohul Agustury Daulay angkat bicara, sebenarnya para Kepala Satker tersebut orang berpendidikan dan cerdas, jadi kalau rasa-rasa membuat kepala pening dan jarang masuk kantor lebih mengundurkan diri saja.

“Memang bagusnya lebih baik mengundurkan diri daripada nanti dicopot orang, saya juga sangat menyayangkan bagi kepala Satker yang tak masuk kantor tersebut, sebab mereka masih menerima gaji yang nota benenya dari uang rakyat,” tegasnya.

Pantauan awak media, memang sejumlah kantor, baik itu dinas, badan kantor, kepala-kepa Satker tidak ada ditempat, bahkan jika awak media mencoba konfirmasi terkait kebutuhan rakyat, tidak yang berwenang di kantor tersebut untuk memberikan keterangan

Categorised in:

No comment for APBD Rohul Belum Sah, Kepala Satker Jarang Masuk Kantor dan Banyak Mengaku Pening

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *