Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BIDIK » BANYUWANGI DIGADAI SUDIRMAN SAID, DPP PEMUDA LIRA MARAH

BANYUWANGI DIGADAI SUDIRMAN SAID, DPP PEMUDA LIRA MARAH

(258 Views) Juli 7, 2017 9:11 am | Published by | No comment
IMG-20170707-WA0006
BAYUWANGI-Drama PT. Freport Vs Rezim Jokowi belum usai, kini nasib gunung Tumpang Pitu Kabupaten Banyuwangi harus menjadi sasaran eksploitan, gunung ini mengandung kekayaan alam yang sangat besar yaitu EMAS.
“Emas yang terkandung dalam lapisan tanah Tumpang Pitu secara ilmiah diperkirakan hampir sama dengan jumlah emas yang terkandung di Kabupaten Timika Provinsi Papua,” ungkap Aktivis GMNI yang saat ini aktiv dalam berbagai masalah sosial politik bersama DPP Pemuda LIRA
“Saya mendengar kabar bahwa, selama ini masyarakat memanfaatkannya dengan cara melakukan eksploitasi menggunakan metode tradisional & Dari hasil pertambangan tradisional di sini, masyarakat Banyuwangi berangsur-angsur meningkat taraf hidup,” ungkap Sandri Rumanama (Sek. Bidang ESDM & Kemarimatan LH DPP Pemuda LIRA)
Dirinya menjelaskan tahun 2005 masuk anak perusahaan Newmont untuk melakukan eksploitasi emas, namun oleh SBY hanya diberi izin eksploitasi secara manual, dengan alasan untuk menjaga kelestarian lingkungan di Tumpang Pitu.
“Anak perusahan emas milik Jansen FP Adoe dan Yusuf Merukh ini kini sudah semakin gila gilaan dalam menggeruk hasil bumi di tanah banyuwangi,” jelasnya.
Dirinya menambahkam Yusuf Merukh merupakan konglomerat pemilik 20% saham Newmont Minahasa Raya (NMR) dan Newmont Nusa Tenggara. Keduanya perusahaan yang menuai protes karena menimbulkan masalah lingkungan dan sosial karena menerapkan sistem pembuangan tailing ke laut. sistem ini memeliki dampak kerusakan yang luar biasa, karena dapat merusak sungai dan membuat air laut tercemar dan merusak biota laut. Papar Sandri Rumanama
Pada 11 Juli 2000 berdasarkan surat No. 01.13/JM/VII/2000, Direktur Jember Metal mengajukan permohonan izin prinsip KK pertambangan tembaga dan ikutan, Generasi Otoda seluas 197.500 hektar kepada Bupati Jember.
Pengusaha yang sama melakukan permohonan serupa lewat Banyuwangi Mineral dengan surat No.01.17/BM/VII/2000 pada 17 Juli 2000 seluas 15.000 hektar di Banyuwangi. Luas keseluruhan lahan yang dijadikan proyek eksploitasi tambang oleh Hakman Group meliputi 409.136 hektar. “Wilayah yang akan ditambang meliputi Taman Nasional Meru Betiri, Cagar Alam Watangan Puger, Cagar Alam Curah Manis Sempolan, Hutan Lindung Baban Silosanen, lahan-lahan pertanian produktif serta pemukiman masyarakat siap menjadi kasur empuk untuk di eksploitasi,” terangnya
“Kini saudara saudara saya masyarakat Dusun Pancer, tak mampu berbuat apa apa hanya menahan tangis & duka. Karena  rezim Jokowi-JK melalui Menteri ESDM Sudirman Said justru memberikan izin eksploitasi emas secara besar-besaran kepada anak perusahaan Newmont sehingga masyarakat terancam kehilangan hak milik. hak hidup serta mata pencaharia  mereka,” ungkapnya
Untuk kegiatan eksploitasi Eks PT. Newmont telah mendatangkan alat berat,  Tumpang Pitu akan mengalami hal yang sama seperti yg terjadi di Bumi Papua. Hasil Bumi dirampas, rakyat ditelantarkan,” tegas Sandri saat berbincang-bincang di Kantor DPP Pemuda Lira di  Jalan  Suharjo Tebet-Kota Jakarta Selatan
“Sebuah drama yang menyedihkan, membuat mata kita semakin terbuka, sehingga tampak wujud asli Pemerintah Jokowi yang pandai berdrama dan berakrobatik,” Katanga.
“Kami dari DPP Penuda LIRA akan terus berjuang bersama masyarakat Banyuwangi untuk  mendapatkan hak mereka yang digadaikan ke para penambang,” janjinya (anhar R)
Categorised in:

No comment for BANYUWANGI DIGADAI SUDIRMAN SAID, DPP PEMUDA LIRA MARAH

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *