Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » OKNUM PANSUS HAK ANGKET KPK DIMINTA JANGAN BERLAGAK SEPERTI TERORIS

OKNUM PANSUS HAK ANGKET KPK DIMINTA JANGAN BERLAGAK SEPERTI TERORIS

(293 Views) Juni 21, 2017 4:04 pm | Published by | No comment

Neta S. Pane 20170621_155236

JAKARTA- Oknum-oknum di Pansus Hak Angket DPR jangan berlagak dan bergaya seperti teroris main ancam akan menyandera dana Polri. Harusnya oknum-oknum itu menyadari terlebih dahulu apakah pemanggilan paksa yang disebutkan dalam UU MD3 sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang ada atau tidak, terutama KUHAP.

Disampaikan Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai, ancaman yang dilontarkan segelintir oknum di Pansus pasca Kapolri menolak pemanggilan paksa terhadap Miryam lebih mempertontonkan gaya premanisme yang berlagak seperti teroris yang main ancam penyanderaan.

Mentang mentang merasa punya kuasa dalam hal anggaran, mereka berlaku seenaknya ketika keinginannya tidak dituruti. Meski IPW menilai gertakan segelintir oknum Pansus itu tak lebih sebagai gertakan sambal, tapi gertakan itu lebih menunjukkan oknum-oknum itu hanya mempertontonkan arogansinya ketimbang memikirkan nasib rakyat dan bangsa.

IPW berharap rakyat di Dapil mereka mencatat tingkah laku oknum oknum itu sehingga di Pemilu 2019 tidak lagi memilih mereka. Selain itu KPK diharapkan bisa bekerja cepat untuk menciduk dan menyeret semua anggota DPR yang terlibat kasus korupsi eKTP.

IPW berharap jajaran Polri tidak terpengaruh dengan gertak sambal segelintir oknum di Pansus yang hendak menyandera anggaran kepolisian itu. Ada tiga alasan kenapa Polri harus cuek bebek dan mengabaikan gertak sambal segelintir oknum di Pansus Hak Angket DPR.

Pertama, anggaran tsb bukanlah milik DPR apalagi milik oknum oknum Pansus yang mengancam akan menyandera. Tapi anggaran itu milik rakyat dari pajak rakyat untuk membiayai Polri dalam menjaga keamanan rakyat. Oknum Pansus tidak punya hak atas anggaran tsb. Kedua, dasar hukum pemanggilan paksa itu tidak jelas karena tidak ada Juklak dari UU MD3.

“Sehingga jika polisi memanggil paksa Miryam sementara ybs ada di tahan KPK, hal ini bisa menimbulkan benturan antara Polri dan KPK. Ketiga, sebagian oknum DPR disebut sebut terlibat kasus korupsi eKTP, sehingga warna kepentingan untuk mengamankan kelompok maupun pribadi lebih terasa menonjol,” tukasnya.

Mengabaikan ancaman oknum Pansus itu jajaran Polri bisa lebih fokus dan profesional dalam menjaga keamanan masyarakat, terutama di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. “Percayalah, meski segelintir oknum Pansus teriak teriak akan membekukan anggaran kepolisian tapi rakyat akan berada di belakang Polri dalam mendukung tugas tugas profesional kepolisian,” pungkas Neta S Pane mengakhiri (rj)

Categorised in: ,

No comment for OKNUM PANSUS HAK ANGKET KPK DIMINTA JANGAN BERLAGAK SEPERTI TERORIS

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *