Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » BERITA » PEMBAGIAN SEMBAKO DI MUSI RAWAS DIDUGA SALAH SASARAN

PEMBAGIAN SEMBAKO DI MUSI RAWAS DIDUGA SALAH SASARAN

(641 Views) Juni 18, 2017 7:20 am | Published by | No comment

IMG-20170618-WA0003
MUSI RAWAS-Salah seorang warga Desa Margosyoso Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musi Rawas, Ari, mengungkapkan penyaluran kupon sebako murah itu diambilnya langsung ke kantor kecamatan diduga salah sasaran.

“Sembako tersebut yang mendapatkan para perangkat desa dan untuk warga miskin seperti janda tua dan masyarakat miskin itu banyak yang tidak mendapatkan jatah kupon,” sebut Ari Sabtu (17/6).

Lanjutnya, malah saudara-saudara kades dan perangkat kades saja mendapat, dalam 1 orang mendapat 2 kupon untuk 2 bungkus sampai 4 bungkus perorang

“Jadi menurut saya ini gak pas pada penerimanya seharusnya yang miskin, kok jadi yang kaya yang dapat. Apa tidak ada pengawas yang khusus dari dinas terkait untuk mengatur mana yang layak dan mana yang tidak,” ungakapnya.

Saat hal ini dikonfirmasi dengan Camat Jayaloka, Edi Rosidi, tekait informasi dari warga Desa Margoyoso melalui ponselnya menegaskan itu bantuan lansung dari Dispindag ke kecamatan untuk ke desa-desa, ahkan di sini hadir juga dari pihak Disperindag Kabupaten, Arman

“Harga bantuan sembako itu senilai Rp 32000 perbungkusnya, dan isi dari satu bungkus itu gula, gendum, beras dan satunya saya lupa,” sebutnya

“Pada kegaitan pembagian sembako ini, kami hanya menyampaikan ke desa-desa saja, kalau lebih jelas saya gak tau, udah saya ini lagi nyetir mobil nanti saya hubungi lagi,” pungkasnya sembari tertawa terdengar di ujung telpon

Semantara itu saat menghubungi pihak disprindag melalui telponnya sampai 3 kali dihubungi, namun tidak diangkat, kemuadian awak media menghubungi Kepala Dinasnya tidak bisa dihubungi sampai berita ini ditayangkan (Andika Saputra)

Categorised in: ,

No comment for PEMBAGIAN SEMBAKO DI MUSI RAWAS DIDUGA SALAH SASARAN

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *