Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » AKSI PENYERANGAN TERHADAP POLISI DI TUBAN MENUNJUKKAN TERORIS MAKIN NEKAT

AKSI PENYERANGAN TERHADAP POLISI DI TUBAN MENUNJUKKAN TERORIS MAKIN NEKAT

(515 Views) April 9, 2017 2:50 pm | Published by | No comment
Neta S. Pane 20170409_145123
JAKARTA-Aksi penyerangan terhadap polisi di Tuban Jawa Timur menunjukkan bahwa kelompok teroris di negeri ini semakin nekat. Untuk itu Polri perlu mencermati fenomena ini agar polisi di jajaran bawah tidak terus menerus menjadi korban serangan balas dendam para teroris.
Ketua Prwsidum Ind Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai ada lima fenomena yang muncul dari serangan teroris di Tuban. Pertama, meski tidak profesional dan sangat tidak terlatih, para teroris nekat berangkat dari Semarang menuju Tuban dan melakukan serangan kepada polisi yang sedang bertugas di lapangan. Kedua, dari barang barang yang disita di mobil pelaku terlihat bahwa logistik atau amunisi yang mereka miliki cukup banyak, sehingga patut menjadi pertanyaan siapa yang memasok amunisi tsb.
Ketiga, rasa setia kawan dan kepatuhan para teroris terhadap atasannya sangat tinggi, sehingga rela mengorbankan nyawanya untuk melakukan serangan balas dendam hanya karena temannya ditangkap polisi, padahal mereka sendiri tidak mumpuni dalam menggunakan senjata api. Terbukti tembakannya tidak satu pun mengenai sasaran. Keempat, polisi perlu menelusuri apakah benar para pelaku adalah bagian dari keluarga besar teroris yang sebelumnya sudah tewas dalam berbagai penangkapan yang dilakukan polisi di berbagai tempat beberapa waktu lalu.
Kelima, serangan teroris kali ini dilakukan dalam kelompok besar. Yakni enam anggota teroris melakukan serangan dengan menembak ke arah polisi yang berjaga di Pos Black Spot Sat Lantas Res Tuban. Beruntung, kedua polisi yang ada di tempat itu tidak terkena tembakan para teroris. Serangan dalam kelompok besar itu patut dicermati. Apalagi mereka lakukan pasca polisi menangkap Zainal Anshori, pimpinan jaringan JAD di Lamongan. Sementara pelaku penyerangan diduga jaringan JAD wilayah Semarang yang diketuai oleh Fauzan Mubarok. Solidaritas jaringan ini patut dicermati agar tidak menjadi ancaman serius ke depan. Terlepas dari hal itu IPW memberi apresiasi dengan cara kerja Polri yang bekerja cepat melumpuhkan serangan teroris tersebut (rls)
Categorised in:

No comment for AKSI PENYERANGAN TERHADAP POLISI DI TUBAN MENUNJUKKAN TERORIS MAKIN NEKAT

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *