Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » WARTA POLISI » ‪Soal Bom Bunuh Diri di Gereja Medan, Warga Palas Diminta Tidak Terprovokasi

‪Soal Bom Bunuh Diri di Gereja Medan, Warga Palas Diminta Tidak Terprovokasi

(585 Views) September 1, 2016 12:08 am | Published by | No comment

PALAS-Terkait peristiwa percobaan bom bunuh diri di Gereja Stasi Santo Yosep di Jalan Dr Mansur Medan, terjadi pada Minggu (28/8) pagi, ekses dari kejadian tersebut, kepada warga di Kabupaten Padang Lawas (Palas) diminta untuk tetap tenang dan jangan sampai terprovokasi akan peristiwa yang mengarah pada SARA tersebut

IMG_20160901_001205
“Saya tegaskan kepada semua jajaran kita untuk senantiasa menjaga kekondusifan di daerah ini (Palas-red). Jangan terpengaruh akan kejadian itu, apalagi sampai terprovokasi yang menimbulkan konflik horizontal dan issu SARA,” tegas Dandim 0212/TS Letkol Inf Septa Viandi saat berkunjung ke Palas, kemarin.

Sejalan hal itu, jajaran Polsek di wilayah hukum Kabupaten Palas yang juga telah menerima informasi tersebut menyatakan, selain warga diminta agar tidak terprovokasi, masing-masing Kapolsek juga telah melakukan koordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat dan MUI untuk bersama-sama menjaga ketenangan di masyarakat. “Tadi saya telah  koordinasi dengan MUI Kabupaten dan MUI Kecamatan agar bersama-sama menjaga kekondusifan di wilayah daerah kita. Mudah-mudahan kejadian tersebut, tidak berpengaruh dan berimbas terhadap warga di daerah ini sehingg menimbulkan perpecahaan antar suku dan agama (SARA),”  kata Kapolsek Barumun AKP Sammailun Pulungan SH

Penyataan senada juga dilontarkan Kapolsek Binanga AKP Asmon Bufitra menegaskan, pihaknya juga sudah mendapat informasi peristiwa itu. “Langkah kita atas kejadian itu, kita sudah menyampaikan kepada tokoh-tokoh masyarakat Barteng, Huristak, Aek Nabara dan Sihapas Barumun agar dapat meredam kabar ini, supaya tidak menjadi perpecahan,” ujarnya.

Kapolsek Sosa AKP Mhd Rusli, kepada warga di Kecamatan sosa juga sudah menghimbau, agar tidak terpropokasi berbagai berita atau informasi yang menyesatkan yang dapat memicu terjadinya konflik di daerah ini. “Warga harus lebih bersatu padu dan kompak dalam menanggapi berita-berita miring yang sengaja dihembuskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan untuk memecah belah kesatuan yang telah terbina dengan baik di daerah ini sesama warga,” ujarnya. 

AKP Muhammad Rusli menambahkan, “Kepada anggota, kita tegaskan menjaga kenyamanan warga. Namun tetap harus dipantau dan berjaga-jaga dari segala kemungkinan yang timbul dan terus memberikan informasi  perkembangan dan keadaan yang dipantu dititik yang dianggap rawan,” sebutnya.

Hal itu, lanjutnya, untuk menjaga terciptanya kekondusifan sehingga warga tidak termakan dengan berbagai gesekan yang dapat memancing terjadi pemicu konflik sesama masyarakat di daerah Kabupaten Palas ini, katanya.

Pantauan, kabar tentang bom bunuh diri di salah satu gereja di Kota Medan itu tak begitu mengusik ketentraman bermasyarakat di palas. Terlebih itu di Sibuhuan sebagai ibukota pemerintahan dan sejumlah wilayah kecamatan di daerah Palas

Hanya saja omongan warga di sejumlah warung kopi di daerah ini memunculkan banyak pertanyaan akan motif kejadian itu. “Ah yang ngeri lah itu,” sebut salah seorang warga yang membaca kejadian itu lewat aplikasi medsos di hanphone miliknya.

Categorised in:

No comment for ‪Soal Bom Bunuh Diri di Gereja Medan, Warga Palas Diminta Tidak Terprovokasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *